ENKRIPSI

4:35 PM Arif Masroni 0 Comments



1.        Enkripsi Password
Password di Linux dibuat dengan menggunakan metode tingkat lanjut dalam enkripsi, yakni DES (Data Encryption Standard). Menurut Federal Processing Standards Publication 46-2, DES didefinisikan sebagai sebuah algoritma matematika untuk menjalankan enkripsi (enchypering) dan dekripsi (dechypering)informasi koding binary. Enkripsi mengkonversikan data menjadi bentuk yang sulit ditebak, disebut chyper. Proses dekripsi cypher mengkonversikan data kedalam bentuk aslinya, disebut plain-text. (terjemahan bebas)
Enkripsi dan dekripsi dilakukan tergantung pada kunci (key). Kunci ini dibuat berdasarkan masukan dari user pada saat mengetikkan password terdiri dari binary 64 digit. Jika password yang diketikkan kurang dari binary 64 digit, maka DES akan menambahkannya secara otomatis. Dari binary 64 digit, 56 dipergunakan untuk enkripsi, dan 8 dipergunakan untuk cek kesalahan (error checking).
Saat seorang penyusup (atau siapa saja) akan melakukan crack terhadap password di Linux, mereka biasanya mempergunakan kamus (dictionary attack). Saat melakukan crack, penyusup akan mengambil kata-kata dari kamus, kemudian mengenkripsinya dengan DES. Dalam proses ini, kata demi kata diberikan secara terus menerus, kemudian diproses sebagaimana Linux memproses passwordnya. Hasilnya akan dicocokkan dengan daftar yang ada di /etc/passwd. Jika cocok, program cracker akan memberitahukan kepada penyusup, bahwa password sudah berhasil ditemukan.
2.      Enkripsi Komunikasi Data
Di dalam Internet (atau intranet) data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya, pasti melewati komputer-komputer lain. Ambil contoh, pada saat Anda memasukkan password untuk mengecek account email di hotmail, data akan dikirim dalam bentuk teks biasa melewati beberapa host sebelum akhirnya diterima oleh hotmail. Pernahkah Anda berfikir bahwa salah satu dari komputer yang dilewati oleh data Anda dipasangi program sniffer?
Sniffer adalah program yang membaca dan menganalisa setiap protokol yang melewati mesin di mana program tersebut diinstal. Secara default, sebuah komputer dalam jaringan (workstation) hanya mendengarkan dan merespon paket-paket yang dikirimkan kepada mereka. Namun demikian, kartu jaringan (network card)dapat diset oleh beberapa program tertentu, sehingga dapat memonitor dan menangkap semua lalu lintas jaringan yang lewat tanpa peduli kepada siapa paket tersebut dikirimkan.

3.      Secure Shell
a. Instalasi SSH
Saat ini SSH dalam bentuk kode sumber dapat diperoleh dihttp://www.ssh.fi, sedangkan binarynya untuk klien dan server dapat Anda peroleh dihttp://www.replay.com.
b. Konfigurasi Server 

4.      SSL (Secure Socket Layer)
SSL merupakan salah satu metode enkripsi dalam komunikasi data yang dibuat oleh Netscape Communication Corporation. Sebagaimana yang dijelaskan dalam SSL Protocol Internet Draft (The SSL Protocol, Version 3.0 oleh ALAN O. FREIER dan PAUL C. KOCHER, dapat Anda buka di http://home.netscape.com/eng/ssl3/ssl-toc.html.
SSL adalah Protokol berlapis. Dalam tiap lapisannya, sebuah data terdiri dari panjang, deskripsi dan isi. SSL mengambil data untuk dikirimkan, dipecahkan kedalam blok-blok yang teratur, kemudian dikompres jika perlu, menerapkan MAC, dienkripsi, dan hasilnya dikirimkan. Di tempat tujuan, data didekripsi, verifikasi, dekompres, dan disusun kembali. Hasilnya dikirimkan ke klien di atasnya. (terjemahan bebas).
SSL hanya mengenkripsikan data yang dikirim lewat http. Bagaimana SSL berjalan dapat digambarkan sebagai berikut :
·            Pada saat koneksi mulai berjalan, klien dan server membuat dan mempertukarkan kunci rahasia, yang dipergunakan untuk mengenkripsi data yang akan dikomunikasikan. Meskipun sesi antara klien dan server diintip pihak lain, namun data yang terlihat sulit untuk dibaca karena sudah dienkripsi.
·            SSL mendukung kriptografi public key, sehingga server dapat melakukan autentikasi dengan metode yang sudah dikenal umum seperti RSA dan Digital Signature Standard (DSS).
·            SSL dapat melakukan verifikasi integritas sesi yang sedang berjalan dengan menggunakan algoritma digest seperti MD5 dan SHA. Hal ini menghindarkan pembajakan suatu sesi.
a.      SSL dengan Apache
Menambahkan SSL kedalam apache membutuhkan prosedur yang cukup rumit. Sebelum Anda memulainya, pastikan bahwa Anda benar-benar membutuhkan. SSL biasa dipakai untuk aplikasi e-commerce untuk verifikasi keabsahan kartu kredit atau untuk formulir yang berisi data penting. Jika memang Anda belum berencana untuk menggunakannya, lewati saja bagian ini, dan coba nanti jika Anda menginginkanya.

0 komentar:

Blog Archive

Link list